kadang gw pengen mengajak orang2 berpikir sekular. karena moralitas pun sebenarnya tidak harus dari agama.
tapi ya gimana ya. masih banyak orang2 di sini yang berbuat baik mainly demi pahala atau karma. kalau gak ada itu, langsung merasa bebas berbuat jahat.
gimana ya cara mengeducate orang indo kalo we have the right to wear whatever we want for our own happiness? kalo setiap kali ngeliat orang pakai baju yg menurut lo terbuka, otak lo langsung lari ke arah sexualizing, maybe it's time to question ur MINDSET, not their OUTFIT
gaada pelajaran ttg consent, menstruasi, pelecehan dan kekerasan seksual, body autonomy and privacy MALAH BEGINI yaAllah we really are so so so doomed as a nation
male-centered women love projecting. when you do everything for male attention and validation, you assume that’s the case for everyone. when in fact… wdgaf
Aneh banget bangsat. Masukin “PENCEGAHAN” LGBT+ ke kurikulum pendidikan but sex education, “how not to be a rapist”, and how to respect differences—ethnicity, race, religion, skin color, language, culture, beliefs, and sexuality.
orang indo ini hatinya lembut, gampang banget kasian sama orang, tapi orang yang dikasianin itu elit politik, pemerintah, public figure, orang kaya, dan orang-orang jahat, giliran ke minoritas teriak-teriak nyuruh mati
Ingat nama ibu Papua ini:
Melkiana Duwitau, ibu hamil 31 tahun, tewas dibunuh peluru tentara saat sedang hamil 32 minggu akibat operasi militer
Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya
Never forget, never forgive