@LambeSahamjja justru ipo biar BLI statusnya yang PMA bisa menjadi PMDN dan bisa akuisisi BIL, ada aturan perusahaan perkapalan di indo kepemilikan asing maksimal 49%. harga akuisisi juga cukup wajar karena modal yang disetor saat pendirian BIL 191 M.
@widianto mungkin harus kembali dilihat ke bisnisnya pak, tahun ini 51 revenue nya berasal dari pengadaian (Emas Batangan), perhiasan emas yang marginnya lebih tinggi porsinya semakin mengecil
"Money buys u freedom in the material world. It’s not going to make u happy, it’s not going to solve your health problems, it’s not going to make your family great, it’s not going to make u fit, it’s not going to make u calm. But it will solve a lot of external problems."
@naval
rumus menjual ke orang kelas bawah yg selalu ngena ya (saya mulai ngeh sejak si andrew tate pompom hustler university dia dulu):
1. kasih liat kemewahan dari mobil sampe jalan2 luar negeri di semua profil penjual
2. buat narasi bahwa orang2 miskin terjebak (global elit, matrix dan segala macam) dan jalan keluarnya adalah pada produk yg penjual tawarkan
3. ceritakan bahwa penjual juga dulu miskin sama seperti mereka, supaya mereka relate dan percaya ini benar
4. tembak ribuan short video (terutama tiktok pake akun baru banyak) tentang narasi yg diomongin penjual di semua platform
biasa orang miskin yg ga pikir panjang akan kepancing dan berusaha beli produknya karena dia mau banget keluar dari jebakan yg diceritakan
Kapan balik modalnya?
PER 15, growth 15% --> 8,4 thn
PER 20, growth 20% --> 8,8 thn
PER 25, growth 25% --> 8,9 thn
PER 30, growth 30% --> 8,7 thn
PER 35, growth 35% --> 8,6 thn
Artinya, saham dengan PEG ratio = 1 setara dengan saham dengan PER 8-9x yang tidak tumbuh labanya.
“The general system for money management requires people to pretend that they can do something that they can't do, and to pretend to like it when they really don't. I think that's a terrible way to spend your life, but it's very well paid.”
--- Charlie Munger