๐จ Breaking:
Kim Jong Un ๐ฐ๐ต said:
โIf Donald Trump fights Iran today, it is because he believes that country cannot stand up to him. That is why he does not dare provoke my country, North Korea, nor China, nor Russia, because he knows very well our power and our missiles.
We are capable of making all of the United States disappear with a single missile. He seeks conflicts with countries he believes are unable to respond.
But if Iran truly wanted, it could bombard a large part of America. It is simply that they fear causing the death of a very large number of American civilians.โ ๐๐โโ๏ธ๐
Threats do not prove power. The true greatness of a country is seen in peace, justice, and respect for human life.
Pada 1983, Soeharto memulai operasi pembasmian premanisme di seluruh Indonesia yang disebut Petrus.
Pada 1983 juga, Deng Xiaoping juga memulai operasi pembasmian premanisme di seluruh China yang disebut Strike Hard Campaign.
Apa bedanya?
Sederhananya, Soeharto tidak berniat membasmi preman.
Soeharto malah melestarikan dan melembagakan premanisme. Ia ingin menjadi bos preman se-Indonesia, seperti Don Corleone dalam film mafia "The Godfather".
Dengan kata lain, Soeharto sendiri adalah preman. Petrus hanyalah konflik antar preman, yaitu gerombolan mafia Soeharto vs gerombolan-gerombolan kecil anarkis dan tak teratur.
Berkat Petrus, Soeharto, istri, dan anak-anaknya pun berhasil menjadi the Lord of Crime. Barangsiapa tidak mau tunduk dan setor pada hierarki mafia preman se-Indonesia yang diketuai dinasti Soeharto, ia akan dibantai di jalanan.
Berapa yang mati? Sekitar ribuan. Hmm. Cuma segitu?
Berapa yang ditangkap? Sebenarnya tidak banyak-banyak amat. Hmm.
Ternyata, yang penting para preman tidak boleh ribut dan harus patuh pada Soeharto. Boleh memalak, boleh merampok, boleh memungli selama diawasi oleh rezim Orde Baru yang sangat memprioritaskan harmoni ala Jawa. Dan tentunya, selama setoran pungli dibayar.
Karena tujuannya hanya ini doang, yang dibunuh dan ditangkap selama Petrus tidak usah terlalu banyak. Yang penting para preman menjadi takut dan patuh dengan rezim.
Sistem ini masih berlangsung hingga hari ini. Premanisme masih merajalela di Indonesia.
Ayo kita bandingkan dengan pemberantasan preman di China di bawah rezim Deng Xiaoping.
Mirip seperti di Indonesia, saat itu China sangat penuh sesak dengan kriminalitas, pencurian, pembunuhan, pemalakan, dan pemerkosaan oleh preman dan bandit di jalanan, sebagaimana dapat dilihat di film-film kungfu zaman dahulu.
Kota-kota besar China dikuasai triad, mafia, preman, bandit, dan rampok yang melimpah gila-gilaan dan saling tawuran. Mereka sangat merajalela sejak kekosongan kekuasaan daerah akibat anarki Teror Revolusi Kebudayaan.
Bagaimana Strike Hard Campaign menghadapi masalah ini?
Deng Xiaoping menurunkan tentara dan polisi untuk membantai massal preman, kriminal, mafia, triad, begal, dan gerombolan rampok yang meresahkan kota-kota di China. Markas-markas mafia dikepung tentara, diserang, dan seluruh isinya dibantai.
Puluhan ribu preman dan rampok diciduk aparat bersenjata dari gang dan kos-kos kumuh China, diseret ke jalan, dan ditembak mati bergelimpangan di tempat. Eksekusinya tidak sok misterius, melainkan diumumkan, terbuka, terang-terangan, dan ditonton penduduk setempat.
Petrus tidak pernah diumumkan. Tiba-tiba saja mayat sudah bergelimpangan di jalanan, entah siapa mereka. Strike Hard Policy diumumkan, dikaji, dan dievaluasi.
Itu saja? Ternyata tidak. Pembeda terbesar Strike Hard Campaign dengan Petrus bukan di jumlah kematian, melainkan jumlah penangkapan.
Ternyata, 1.7 juta orang preman dan bandit berhasil diburu dan ditangkap aparat China pada 3 tahun pertama operasi.
Inilah perbedaan terbesar antara Strike Hard Campaign dan Petrus: penangkapan.
Kalau anti-premanisme Indonesia disetarakan dengan China dalam rasio populasi, seharusnya Indonesia saat itu minimum menangkap 200.000 orang preman dan bandit.
Sayangnya, Soeharto bukan menangkap, melainkan hanya meneror dan melembagakan.
Kalau preman bisa dikaryakan untuk mencari setoran pungli, kenapa harus ditangkap? Kalau ormas bandit bisa disewa untuk memukuli aktivis dan melindungi aset-aset keluarga Cendana, kenapa harus ditangkap?
Meanwhile, rezim Deng Xiaoping mendata, menangkap, dan menumpas sekitar 200.000 kelompok ormas rampok dan gerombolan kriminal yang berbeda dari kota-kota. Padahal jika ditotal, jumlah anggota mereka mencapai jutaan. Tapi tetap ditumpas.
Tidak seperti Soeharto, Deng Xiaoping tidak ingin menjadi the Lord of Crime di China. Yang ia inginkan adalah menumpas, memusnahkan, membersihkan total. Ia tidak mau hanya membunuh segelintir kecil, tetapi harus langsung membasmi seluruh jutaan populasi preman dan bandit di seluruh China sampai kosong.
Petrus selesai begitu saja tahun 1985 dengan tidak jelas. Preman di Indonesia tetap merampok dengan buas, tetapi kali ini dengan teratur dan dengan setoran pungli.
Preman-preman yang sudah dijinakkan ini bahkan direkrut dan menjadi bagian inti dari rezim di Indonesia, seperti dalam Peristiwa Kudatuli 1996 dan Kerusuhan Mei 1998. Pada Mei 1998, Asia Week mengabarkan bahwa beberapa jenderal membawa ratusan preman dengan pesawat dan kereta dari Timor Timur dan ke Jakarta. Indonesia masih menjadi Negara Preman sampai hari ini.
Meanwhile, Strike Hard Campaign ternyata tidak selesai tahun 1985, tetapi terus berlanjut secara rutin selama 20 tahun kemudian sampai premanisme liar di jalanan China benar-benar habis dan kosong.
Hari ini kota-kota besar China teratur, sangat aman, dan relatif bersih dari binatang ormas dan preman jalanan liar yang useless dan tak terkontrol seperti tumbuhan hama Indonesia.
Di Indonesia, sejak kejatuhan keluarga Cendana dan fragmentasi struktur premanisme nasional, banyak binatang ormas preman itu yang berpindah majikan ke dinasti politik daerah dan berbagai institusi. Di China, potensi ini tidak ada karena pentolan-pentolan semacam ini sudah dibasmi selama program antikorupsi yang dimulai sejak 2011.
Dalam program antikorupsi itu, 4 juta orang pejabat ditangkap. Lebih banyak pejabat yang ditangkap daripada preman. Pentolan-pentolan pejabat yang paling korup dan bodoh dihukum mati dan ditembak di kepala. Benefit program anti korupsi ini banyak, salah satunya adalah bahwa preman yang tersisa takkan punya calon majikan korup untuk melindungi.
Tidak heran reformasi industrialisasi pabrik China sangat berhasil dan sangat maju. Ketika kita bikin pabrik di Shenzen, kita takkan didatangi 40 kelompok preman buas rampok yang berbeda. Cukup hubungi 12345, maka para binatang preman belagu dan berliur akan segera dicari dan ditumpas habis.
Hari ini pertumbuhan industri dan pabrik di China sangat maju.
---
Deng Xiaoping membasmi preman. Soeharto adalah preman.
Viet Nam has joined!
Tham gia DeCenter, chia sแบป GEM Journey - Kแบฟt nแปi vร cรนng xรขy dแปฑng tฦฐฦกng lai cแปงa AI vแปi cแปng ฤแปng toร n cแบงu.
๐ฅ The Rebellion is expanding and recruiting from other communities!
Join our Discord, claim your role, become a Rebel and receive MISTโ๏ธ to become eligible for rewards ๐ช
1๏ธโฃ Join Discord: https://t.co/ByXaURSiRZ
2๏ธโฃ Got to ๐| start-here and follow the instructions
Don't miss out!
๐จ New listing on Stobix Futures
$TWT (@TrustWallet) is now live for futures trading!
โ Up to x50 leverage
โ Instant execution
โ No KYC required
Start trading ๐ https://t.co/2ZJH0xud9m
Stobix โ trade on your terms โก๏ธ
๐ธ๐ฌ DePIN takes over Singapore
Helium will be at @token2049, Oct 1-2
25K+ builders, with @abhay on stage.
Welcome to DePIN Night:
- Marina Bay views + live band + food
- Network w/ @dawninternet, @geodnet, @ionet, @wingbits, @375ai_
RSVP: https://t.co/Avkr4XR5bF
โ A maioria da infraestrutura de IA รฉ:
Centralizada, opaca e reservada aos guardiรตes do acesso.
๐ A DeCenter vira o jogo.
โ Computaรงรฃo no mundo real (GPUs, nรณs de borda, servidores)
โ Propriedade e incentivos tokenizados
โ Infraestrutura modular, alinhada ao ESG
1/ Around 1.4M users applied to access ShellAgent 2.0.
Now the arena is yours.
ShellStorm, a 3-week hackathon to turn ideas into AI apps.
Up to 100K $SHELL rewards.
Limited invitation codes โ
apply now: https://t.co/rNRsCgg58z
๐ฑ Powering a Sustainable Future ๐ฑ
The worldโs next blockchains will be efficient and eco-conscious.
Gaya Blockchain is being built with sustainability at its core, making it fast, green, and scalable.
#GayaBlockchain#Crypto#Web3Innovation
To thank our early supporters and invite everyone to experience the upgraded platform, weโre launching an exclusive reward campaign for HiPIN users.
Follow these 3 quick steps to join
1๏ธโฃ Download & log in to the PIN AI Native App (before the deadline).
2๏ธโฃ Bind your HiPIN Telegram (via TG login or add TG as Data, both count).
3๏ธโฃ Create your PIN ID.
Thatโs it, after the campaign ends, rewards will be automatically credited to your app account.
Already using the app? Youโre eligible too โ