Alhamdulillah, buku kedua saya terbit. Buku ini mengulas brbagai argumen eksistensi Tuhan dalam teologi Asy‘ariyyah.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Gus @ulil atas kesediaannya menulis pengantar. Terima kasih jg kepada Kiai @edi_akhiles yg tlh berkenan menerbitkan karya ini
Resensi atas buku "Argumentasi Eksistensi Tuhan dalam Teologi Asyariyyah" di Jawa Pos. Yang menggembirakan, resensi ini ditulis oleh Gus @Stakof co-founder Santri Gayeng. Terima kasih kepada Gus Rumail Abbas yg telah menulis resensi buku ini.
Alhamdulillah, buku kedua saya terbit. Buku ini mengulas brbagai argumen eksistensi Tuhan dalam teologi Asy‘ariyyah.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Gus @ulil atas kesediaannya menulis pengantar. Terima kasih jg kepada Kiai @edi_akhiles yg tlh berkenan menerbitkan karya ini
Melalui buku ini, kita akan melihat bahwa argumen-argumen yang dikembangkan oleh para teolog Asy‘ariyyah tentang keberadaan Tuhan—meskipun beberapa di antaranya mungkin tidak sepenuhnya meyakinkan—adalah pencapaian intelektual yang sangat mengesankan.
@ariskomarah Maqasid al-Falasifah (MF), menurut Griffel, bukan pengantar atas Tahafut al-Falasifah (TF). Sebab (1) tidak ada koherensi yang ketat antara MF dan TF. Selain itu (2) terminologi dan penyajian materi yang digunakan dalam MF berbeda dengan TF.
@Ustadz_Ahong Ada dua yang dipermasalahkan: (a) memberikan akomodasi dan (b) ibadah di masjid. Masalah (a), dalam Raudlat al-Thalibin, sebaiknya tidak diizinkan (pic 1). Masalah (b) dibantah oleh Ibn Rajab (pic 2) dan al-Qurthubi dalam tafsirnya (pic 3)
@GieGieeh@NUgarislucu Sya tdk mengkritik kunjungan GY ke sana, Gus. Yang saya kritik adl substansi wacana yg disampaikan GY dalam forum tsb. Seharusnya wacana yg diketengahkan adl keadilan, bukan rahmah. Sbg dokter, GY tidk salah dlm kunjungannya, tapi formula yg diberikan pd pasien tsb kurang bijak
@GieGieeh@NUgarislucu Artinya mjd sufi tdk menegasikan perjuangan menuntut keadilan. Fakta sosiologis menegaskan, tasawuf menjadi jalan pembebasan rakyat atas kezaliman. Abi Dzar ditahbiskan sbg simbol perlawanan. Ky Ahmad Sanusi Sukabumi, Ky Abdurrahim Banten adl guru tarekat yg melakukan perlawanan.
@GieGieeh@NUgarislucu (2) Seorang sufi selalu mendayung antara jamal-jalal, keadilan-rahmah, maskulin-feminin, aktif-pasif, ayah-ibu, murka-cinta. Dalam perjuangan rakyat Palestina, keadilan lebih diarusutamakan sebab narasi keadilan justru terpinggirkan.
@NUgarislucu Di luar konteks twit di atas, GY dpt (3) menggalang dukungan moril dan materil atas rakyat palestina dr ranting smpai PB (4) mmberikan tekanan simbolik dg demonstrasi (5) membentuk kajian anti kolonialisme (6) menggalang dukungan ats palestina dr perwakilan negara2 lain, dll
@NUgarislucu Dalam konteks twit di atas, ada beberpa upaya: (1) Bentuk komite khusus Palestina, sebagaimana dlu dibentuk komite Hijaz, bukan langkah individual satu tokoh. (2) tegaskan kepada Israel, Yahudi adlah agama keadilan