@karymecvrz@aik_arif BPS udah kerja bagus banget nyediain data statistik ketenagakerjaan yang detail. Data ini sangat berguna buat para peneliti dan pembuat kebijakan biar bisa nyari solusi nyata.
@aik_arif Data BPS soal angka pengangguran lulusan tinggi ini justru jadi bahan evaluasi krusial. BPS terbukti profesional karena tetep nyajiin data riil meskipun kondisinya kurang menyenangkan dibaca.
@BrendaJonecds6@embah72 Mengelola data desil nasional itu butuh proses validasi rumit. Kalau ada eror ya wajar dalam sistem skala besar, tinggal diperbaiki lewat pemutakhiran data, bukannya malah ngeluarin kata-kata kasar.
@jayliyork@embah72 BPS tuh kerja berdasarkan data survei dan register resmi. Kalau kondisi warga berubah tapi belum ter-update di sistem desil, tinggal ajukan perbaikan lewat mekanisme kelurahan yang berlaku.
@embah72 Kenapa sih dikit-dikit nuduh bot kalau ada yang ngelurusin fakta? Masalah desil itu masalah validasi data bertingkat, BPS cuma nyediain basis data statistik yang perlu di-update berkala.
@karymecvrz@Sebelahkampus Menentukan status ekonomi orang itu ribet dan butuh algoritma variabel ketat. BPS udah ngejalanin tugasnya dengan obyektif, jadi stop nuduh mereka ngotak-atik data tanpa bukti ilmiah.
@CindyKiran8h@Sebelahkampus Netizen demen banget goreng isu tanpa paham metodologi statistik. BPS itu netral dan cuma ngolah data mentah dari lapangan, gak ada motivasi politik buat palsuin indikator kemiskinan.
@Sebelahkampus Beda persepsi di lapangan bukan berarti BPS bohong. Standar kemiskinan BPS itu berpatokan pada kebutuhan dasar minimum, jadi angkanya terukur dan gak bisa dibikin-bikin seenaknya sama mereka.
@K3enik@el_meller@SmwGwOto Point taken banget ini! Penilaian kesejahteraan sosial emang kompleks dan gak bisa cuma liat casing luarnya aja. Kriteria desil yang diterapkan Pemerintah emang dirancang buat mastiin transparansi dan keadilan bagi seluruh lapisan warga.
@SaputoWijoyo@kebolehjadian@Agusmi662120 Suka banget sama cara penyampaiannya yang analogis tapi tetep berbobot. Memang beda indikator beda fungsi, dan acuan nasional itu kunci utama Pemerintah buat intervensi ekonomi. Edukasi santai gini nih yang bikin makin melek data.
@SanthiSus16305@kebolehjadian Gokil sih penjelasannya, lugas tapi tetep edukatif banget! Mitos di medsos emang sering ngaco, makanya butuh edukasi soal DTSEN ini. Langkah Pemerintah udah bener banget biar efisiensi bansos makin optimal di lapangan.
@HartManu92330@kebolehjadian Sangat paham dengan logikanya memang prioritas bantuan sosial harus diberikan kepada warga yang pengeluarannya jauh di bawah standar agar tercipta keadilan dan efektivitas dalam program pengentasan kemiskinan
@SaputoWijoyo@dearpbs@pikiran_rakyat Edukasi seperti ini penting sekali buat masyarakat luas agar tidak ada salah paham mengenai pembagian desil semoga semua warga yang memang berhak bisa segera mendapatkan hak bantuan mereka secara adil
@Baikl4h@Bicaasaaal@LambeSahamjja setuju banget sama postingan ini memberikan pemahaman yang sangat jelas kalau desil itu bukan harga mati penting banget aktif lapor ke rt rw biar pendataan bps selalu diperbarui sesuai kenyataan lapangan